makna-lagu-that-summer-garth-brooks

Makna Lagu That Summer – Garth Brooks

Makna Lagu That Summer – Garth Brooks. That Summer adalah salah satu lagu paling intim dan penuh nuansa dalam diskografi Garth Brooks. Dirilis pada tahun 1992 sebagai single dari album The Chase, lagu ini langsung menarik perhatian karena ceritanya yang dewasa, lirik yang puitis, dan pendekatan yang jarang ditemui di country mainstream saat itu. Dengan melodi yang lembut namun membara dan vokal Brooks yang penuh emosi, lagu ini menceritakan kisah cinta pertama yang rumit antara seorang remaja laki-laki dan seorang janda yang lebih tua. That Summer bukan sekadar cerita romansa musim panas—ia mengeksplorasi tema kehilangan, penemuan diri, dan keindahan dalam hubungan yang singkat tapi mendalam. Hingga kini, lagu ini tetap menjadi favorit penggemar yang mencari kedalaman emosional di balik irama country klasik. BERITA TERKINI

Latar Belakang dan Proses Penciptaan: Makna Lagu That Summer – Garth Brooks

Lagu ini ditulis oleh Garth Brooks bersama Sandy Mahl (istri Brooks saat itu) dan Kent Blazy. Inspirasi utamanya berasal dari pengalaman pribadi dan cerita-cerita yang didengar Brooks tentang hubungan tak biasa di masa muda. Mereka ingin menciptakan narasi yang terasa nyata, bukan klise romansa remaja. Brooks memilih sudut pandang seorang anak laki-laki yang bekerja di peternakan milik seorang janda, di mana hubungan mereka berkembang dari rasa kasihan menjadi sesuatu yang lebih intim dan saling menyembuhkan.

Saat merekam, Brooks memutuskan untuk menjaga aransemen tetap sederhana: gitar akustik yang dominan, piano halus, dan string yang menambah kedalaman tanpa berlebihan. Liriknya ditulis dengan detail yang hidup—seperti “She was standing ‘cross the kitchen floor, askin’ my name” atau “Her long blonde hair was shinin’ in the summer sun”—agar pendengar bisa membayangkan setiap adegan. Lagu ini menjadi single nomor satu dan membantu album The Chase memperkuat posisi Brooks sebagai artis yang berani menyentuh tema dewasa di genre country.

Makna Inti dalam Lirik dan Pesan yang Tersirat: Makna Lagu That Summer – Garth Brooks

Lagu ini menceritakan seorang remaja laki-laki yang bekerja musim panas di peternakan seorang janda yang masih berduka atas kematian suaminya. Awalnya hubungan mereka sederhana—ia membantu pekerjaan rumah, ia memberi tempat tinggal dan makanan. Lambat laun, kesepian keduanya saling bertemu. Janda itu menemukan kembali gairah hidup melalui kehadiran pemuda itu, sementara pemuda itu belajar tentang cinta, keintiman, dan kerapuhan hati dari wanita yang lebih berpengalaman.

Baris kunci “She had a need, I was young and full of fire” menggambarkan dinamika yang saling menguntungkan: ia memberi kehangatan dan energi muda, ia memberi pengajaran tentang cinta yang dewasa dan penuh rasa syukur. Chorus “That summer she was lonely, that summer I was free” menekankan bahwa hubungan itu lahir dari kebutuhan masing-masing, bukan paksaan atau manipulasi. Akhir lagu membawa nada melankolis: pemuda itu pergi meninggalkan peternakan, tapi kenangan musim panas itu tetap membekas seumur hidup.

Makna terdalamnya adalah tentang penyembuhan melalui hubungan sementara. Lagu ini mengakui bahwa cinta tidak selalu harus abadi untuk bermakna—kadang hubungan singkat justru menjadi titik balik yang mengubah hidup seseorang. Itu juga bicara tentang penerimaan usia, pengalaman, dan kebutuhan manusiawi tanpa penghakiman. That Summer menghindari stereotip murahan tentang “hubungan terlarang”; sebaliknya, ia merayakan keindahan dalam kerapuhan dan kejujuran emosional.

Dampak Budaya dan Relevansi Saat Ini

Lagu ini sering dianggap sebagai salah satu karya paling matang Brooks karena berani membahas seksualitas dan emosi dewasa tanpa vulgar. Di masa rilisnya, beberapa stasiun radio ragu memainkannya karena tema usia dan intimasi, tapi justru itulah yang membuatnya ikonik. Banyak pendengar mengaitkan lagu ini dengan pengalaman pertama mereka—baik sebagai “pemuda” maupun sebagai “janda”—dan melihatnya sebagai pengingat bahwa cinta bisa datang dalam bentuk tak terduga.

Di era sekarang, ketika diskusi tentang consent, perbedaan usia, dan penyembuhan trauma semakin terbuka, That Summer terasa semakin relevan. Lagu ini menunjukkan bahwa hubungan yang tidak konvensional bisa saling memberi tanpa eksploitasi, selama ada saling menghormati dan kejujuran. Banyak yang mendengarkannya saat merenungkan hubungan masa lalu yang singkat tapi membekas, atau saat ingin mengingat bahwa hidup penuh dengan momen sementara yang tetap berharga.

Kesimpulan

That Summer adalah lagu tentang cinta musim panas yang singkat tapi mendalam, tentang penyembuhan melalui keintiman, dan tentang keindahan dalam hubungan yang tidak harus selamanya. Garth Brooks berhasil menyampaikan cerita dewasa dengan kelembutan dan hormat, tanpa jatuh ke klise murahan. Lagu ini mengajak pendengar menerima bahwa tidak semua kisah cinta harus berakhir bahagia selamanya—kadang yang terpenting adalah apa yang diberikan dan diterima selama momen itu berlangsung. Di tengah dunia yang sering menuntut hubungan “ideal”, That Summer mengingatkan kita bahwa cinta bisa datang dalam bentuk tak terduga, menyembuhkan luka, dan meninggalkan kenangan yang tak tergantikan. Itulah yang membuat lagu ini tetap hidup: bukan karena akhir bahagia, melainkan karena kejujuran emosional yang ia bawa.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *